JATIMTIMES - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Mayjend Sungkono, tepatnya di depan Gang 10, Kota Malang, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 23.45 WIB. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk ini mengakibatkan satu orang pelajar meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N-5852-HII dan sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi N-9420-EL. Saat kejadian, sepeda motor dikendarai oleh Muhammad Abdul Syukur Muslimin (19), warga Wajak, Kabupaten Malang, yang berboncengan dengan rekannya, Muh Alfa Muzaki (18).
Baca Juga : 9 dari 10 Warga Indonesia Sebut MBG Lebih Untungkan Elite
Peristiwa nahas itu bermula saat sepeda motor yang melaju dari arah utara ke selatan diduga hendak mendahului kendaraan di depannya. Namun, saat mengambil haluan ke kanan, motor tersebut terlalu melebar hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Diduga pengendara sepeda motor mengambil jalur terlalu ke kanan saat mendahului, sehingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo.
Di saat bersamaan, dari arah selatan ke utara melaju truk Mitsubishi yang dikemudikan Supriono (43), warga Turen, Kabupaten Malang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, penumpangnya mengalami luka di bagian kepala dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar Kota Malang untuk mendapatkan perawatan intensif.
“Korban pengendara mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia di lokasi. Sedangkan penumpang mengalami luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” imbuh Eko.
Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat dan hanya mengalami kerusakan pada kendaraannya akibat insiden tersebut.
Baca Juga : Seribu Lowongan Kerja Disiapkan di SIL Festival 2026, Bidik Ekspor dan Perluasan Lapangan Kerja
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kejadian tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain di jalan raya. Gunakan helm SNI serta sabuk pengaman dan patuhi peraturan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lalu lintas dan tidak memaksakan mendahului jika situasi tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
