Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Ribuan Siswa di Kota Batu Dipastikan Tak Bisa Daftar SNBP, Ini Sebabnya

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

17 - Jan - 2026, 14:49

Placeholder
Siswa di Kota Batu mengakses SNBP untuk mendaftar perguruan tinggi jalur prestasi akademik.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Harapan ribuan siswa jenjang SMA/SMK dan sederajat di Kota Batu untuk melenggang ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur nilai raport atau Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) harus terhenti lebih awal. Pasalnya, mayoritas siswa dipastikan tidak lolos dalam penjaringan siswa eligible yang telah ditetapkan pada 12 Januari lalu.

Berdasarkan data dari Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu, dari total 5.030 siswa kelas XII di Kota Batu saja, hanya sebanyak 1.354 siswa atau 26 persen yang dinyatakan masuk kategori eligible. Artinya, sebanyak 3.676 siswa lainnya tidak mendapatkan kuota untuk mendaftar di jalur prestasi tersebut.

Baca Juga : 10 Kota Terbaik Dunia untuk Wisata Kuliner 2026 Versi Condé Nast Traveller, Indonesia Absen

Kepala Seksi SMA dan Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKLPK) Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Malang-Batu, M. Asrofi, menjelaskan bahwa penentuan kuota ini mutlak mengacu pada Peraturan Kemendikbudristek Nomor 62 Tahun 2023. Besaran kuota sangat bergantung pada status akreditasi masing-masing sekolah.

"Sekolah dengan akreditasi A mendapatkan kuota 40 persen dari total siswa kelas XII. Sedangkan akreditasi B sebesar 25 persen, dan akreditasi C hanya 5 persen," jelas Asrofi.

Asrofi juga menambahkan bahwa siswa yang masuk daftar eligible memiliki hak untuk melanjutkan atau mengundurkan diri saat proses verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Jika ada siswa yang mundur dengan alasan masuk sekolah kedinasan, TNI-POLRI, atau kuliah di luar negeri, posisinya bisa digantikan oleh siswa peringkat di bawahnya.

"Syaratnya harus melampirkan surat pengunduran diri resmi beserta alasannya agar kuota tersebut tidak terbuang sia-sia dan bisa dimanfaatkan siswa lain," imbuhnya.

Sementara itu, menanggapi ketatnya persaingan, SMA Negeri 2 Batu melakukan terobosan dalam skema penjaringan. Kepala SMAN 2 Batu, Wartono, menyebut pihaknya kini menerapkan sistem peringkat paralel lintas kelas berdasarkan nilai rata-rata tertinggi, bukan lagi kuota per kelas. "Tahun ini kami ubah secara paralel. Ini jauh lebih berkeadilan karena siswa dengan nilai benar-benar tertinggi yang berhak masuk kuota eligible," tegas Wartono.

Baca Juga : Forkopimda Gelar Rakor Bahas Konflik SMK Turen, Sepakat Pembelajaran Berjalan Kondusif

Skema paralel ini diyakini tidak hanya memberikan rasa keadilan bagi siswa berprestasi, tetapi juga memperbesar peluang sekolah untuk menembus PTN favorit. Keberhasilan siswa di jalur SNBP tahun ini diharapkan mampu memperlebar jalan bagi adik kelas atau angkatan berikutnya untuk mendapatkan kuota di universitas yang sama.

Meskipun peluang SNBP tertutup bagi ribuan siswa lainnya, pihak sekolah tetap memotivasi para siswa untuk tetap berjuang melalui jalur seleksi lainnya, seperti Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) maupun jalur mandiri.


Topik

Pendidikan snbp seleksi mahasiswa baru eligible m asrofi siswa kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Yogyakarta Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan