Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Cat Warna-warni Surai Kuda di Bromo Tuai Banyak Kritik, Amankah untuk Kesehatan?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

17 - Jan - 2026, 11:27

Placeholder
Kolase foto kuda-kuda yang diwarnai di Bromo. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Media sosial belakangan diramaikan oleh unggahan yang memperlihatkan surai kuda-kuda di kawasan wisata Gunung Bromo tampak dicat dengan warna mencolok. Fenomena ini memicu perbincangan publik, terutama soal dampaknya terhadap kesehatan hewan.

Dalam sejumlah foto dan video yang viral, kuda-kuda tersebut terlihat memiliki warna bulu yang tak lagi alami. Ada yang dicat biru, pink, hingga kombinasi warna ungu dan kuning. 

Baca Juga : Pendidikan SD-SMP Tak Jadi Gratis, Anggarannya Rp 223 T Justru Dialihkan ke MBG

Bahkan, sebagian kuda tampak dihias warna-warni menyerupai karakter kartun atau unicorn yang kerap digemari anak-anak. Tak hanya itu, ada juga yang mewarnai bulu mata kuda dengan warna putih. 

Diduga, pewarnaan itu dilakukan agar kuda Bromo terlihat lebih menarik bagi wisatawan, khususnya anak-anak yang ingin menungganginya. Namun, praktik ini menuai kritik dan kekhawatiran warganet.

Salah satu unggahan yang ramai dibicarakan datang dari akun Instagram @aqilavv***. Dalam keterangannya, pemilik akun mengaku sempat menanyakan langsung kepada penyewa kuda terkait bahan yang digunakan untuk mewarnai bulu hewan tersebut.

“Aku tanya ke salah satu penyewa kudanya, katanya ada yang warnainnya pakai spray paint/Pylox atau pewarna makanan, kenapa harus diwarnain sih?” tulis akun tersebut.

Unggahan ini sontak memicu reaksi luas. Banyak warganet mempertanyakan keamanan penggunaan cat atau pewarna pada kuda, terlebih jika bahan yang dipakai bukan produk khusus untuk hewan.

Melansir dari Quora, secara umum, mengecat rambut atau bulu kuda boleh dilakukan. Namun memang berisiko, terutama jika menggunakan produk yang tidak tepat. 

Cat rambut manusia, misalnya, mengandung bahan kimia keras yang tidak dirancang untuk kulit dan bulu hewan. Meski tren mewarnai kuda kadang dilakukan untuk keperluan seni atau acara tertentu, penggunaan bahan yang tidak aman dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Salah satu risiko yang paling sering terjadi adalah iritasi kulit dan reaksi alergi. Kandungan bahan kimia seperti para-phenylenediamine (PPD) dalam cat rambut manusia bisa menyebabkan kulit kuda memerah, gatal, bengkak, hingga muncul ruam atau urtikaria.

Baca Juga : BPOM Bongkar 26 Kosmetik Berbahaya, Ada Produk Influencer Terkenal: Ancaman Nyata bagi Kesehatan

Selain itu, proses pengecatan juga berpotensi merusak rambut dan bulu kuda. Bulu bisa menjadi kering, rapuh, dan mudah patah jika terpapar zat kimia secara berulang.

Bahaya lain yang tak kalah serius adalah risiko keracunan. Kuda memiliki kebiasaan menggosokkan tubuh atau menjilat bulunya. Jika cat yang digunakan mengandung zat beracun, bahan tersebut bisa tertelan dan memicu gangguan kesehatan yang lebih berat.

Tak hanya itu, uap cat dengan bau menyengat juga dapat mengganggu sistem pernapasan kuda. Dalam jangka panjang, paparan uap berbahaya berpotensi menimbulkan masalah pernapasan.

Risiko infeksi kulit pun mengintai jika cat yang digunakan mengering dan mengeras, seperti cat akrilik atau cat semprot yang tidak sesuai. Cat yang menggumpal bisa menyumbat pori-pori, membuat kulit sulit bernapas, dan memicu infeksi.

Jika memang ingin mewarnai kuda, para ahli menyarankan agar hanya menggunakan produk yang diformulasikan khusus untuk hewan atau berlabel animal-safe. Pewarna non-toksik atau bahan alami seperti henna dinilai lebih aman dibandingkan cat kimia.

Selain itu, uji coba pada area kecil kulit kuda selama 24 jam sebelum pengecatan menyeluruh juga sangat dianjurkan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada reaksi alergi atau iritasi yang berbahaya bagi kesehatan hewan.


Topik

Peristiwa kuda bromo warna warni



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Yogyakarta Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa