Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Gandeng 45 Mitra Pedagang, Pemkot Batu Tebar Ribuan Voucher Subsidi Sembako di Pasar Among Tani

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

10 - Mar - 2026, 14:12

Placeholder
Salah seorang warga mendapat voucher subsidi untuk belanja sembako program pasar murah di Pasar Induk Among Tani Batu, Selasa (10/3/2026). (Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Mekanisme berbeda diterapkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu dalam gelaran Pasar Murah Ramadan tahun ini. Tidak lagi sekadar menjual barang secara mandiri, pemerintah kini melibatkan langsung puluhan pedagang lokal sebagai mitra penyedia sembako bersubsidi.

Pasar Murah Ramadan digelar mulai hari ini, Selasa (10/3/2026), dengan sistem Voucher berbeda setiap harinya. Hal ini dilakukan agar tidak ada penggandaan dari oknum. Ribuan voucher yang dibagikan petugas dinas itu langsung diserbu warga.

.

​Kepala Bidang Perdagangan Diskumperindag Kota Batu, Andry Yunanto, menjelaskan bahwa dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (10-12 Maret 2026) ini, pihaknya menyiapkan total 3.000 voucher subsidi. Setiap harinya, sebanyak 1.000 voucher disediakan bagi masyarakat yang datang ke Pasar Induk Among Tani.

Baca Juga : Pasar Murah di Kecamatan Kedungkandang Ricuh, Pagar Roboh dan Warga Rebutan Paket Sembako

​"Tahun ini pedagang kami ajak menjadi mitra. Jadi, warga yang memegang voucher belanja langsung ke lapak teman-teman mitra pedagang kami. Masyarakat dapat manfaat subsidi, pedagang juga senang karena dagangannya laku," ujar Andry Yunanto saat ditemui di lokasi, Selasa (10/3/2026).

​Andry memaparkan, setiap warga yang menunjukkan KTP berhak mendapatkan maksimal tiga lembar voucher. Antusiasme warga terpantau sangat tinggi, terbukti dengan ludesnya kuota harian dalam waktu singkat.

​"Tadi kita buka jam 09.00 WIB, sekarang jam 11.00 WIB voucer sudah habis. Tinggal menunggu warga membelanjakannya ke pedagang. Nanti sekitar jam 13.00 WIB, pedagang bisa langsung mencairkan voucher tersebut ke kami secara cash atau transfer," imbuhnya.

​Langkah ini pun mendapat apresiasi dari Wali Kota Batu, Nurochman. Menurutnya, konsep pasar murah yang inklusif ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menghidupkan kembali denyut ekonomi di pasar induk kebanggaan Kota Batu.

Baca Juga : BI Malang Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Business Matching dan Literasi Ekonomi Syariah di Festival Ramadan Ponpes Albina

​"Pemerintah harus hadir, terutama saat permintaan tinggi jelang Lebaran 1447 Hijriah yang kerap memicu kenaikan harga. Kolaborasi dengan 45 mitra pedagang ini sangat baik agar kendaraan ekonomi tidak menumpuk di satu titik saja," ungkap Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur tersebut.

​Penyaluran subsidi melalui voucher ini mencakup sembilan komoditas penting, mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, hingga daging sapi dan cabai. Selain urusan pangan, Pemkot Batu juga memberikan nilai tambah berupa layanan pemeriksaan kesehatan serta tera ulang timbangan gratis bagi pedagang guna menjamin keadilan transaksi.

​"Harapannya, aktivitas ekonomi di Pasar Among Tani bisa kembali tumbuh melalui kebijakan yang berpihak kepada pedagang dan masyarakat ini," pungkas Cak Nur.


Topik

Pemerintahan Pasar Murah pasar murah ramadan Kota Batu Pemkot Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Yogyakarta Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan