Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Setahun Kepemimpinan Mas Rio–Mba Ulfi, Program Prioritas Terealisasi dan Pertumbuhan Situbondo Positif

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - Mar - 2026, 20:30

Placeholder
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah saat kegiatan Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas, Minggu (1/3/2026) di alun-alun Situbondo. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Satu tahun kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah mulai memperlihatkan arah pembangunan yang lebih terukur. Di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional dan tantangan fiskal daerah, sejumlah indikator ekonomi dan sosial Situbondo justru bergerak ke tren positif.

Momentum satu tahun pemerintahan Mas Rio dan Mba Ulfi ditandai dengan berbagi puluhan ribu takjil dan kegiatan buka puasa bersama masyarakat bertajuk “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (1/3/2026). Acara tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Kediri, Gubernur Jatim Salurkan Sapa Bansos

Mas Rio menyebut satu tahun pertama merupakan fase konsolidasi di tengah berbagai keterbatasan. “Kami memulai pemerintahan ini dalam situasi yang tidak mudah. Ada efisiensi anggaran, ada dinamika fiskal, bahkan ada bencana. Tapi bagi kami, tantangan bukan alasan untuk berhenti melayani masyarakat,” ujar Mas Rio di hadapan ribuan warga.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan ini dihadapkan pada kebutuhan menjaga stabilitas sekaligus mendorong percepatan pembangunan. Menurut Mas Rio, orientasi kebijakan diarahkan agar program pemerintah tetap menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. 

"Kami memilih fokus pada pelayanan publik dan penguatan ekonomi rakyat, karena itu yang paling dirasakan langsung," tegasnya.

Dari sisi ekonomi makro, Situbondo mencatat capaian yang cukup menonjol. Sepanjang 2025, realisasi investasi menembus Rp1,04 triliun, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Mas Rio menilai capaian tersebut menjadi sinyal kepercayaan investor terhadap daerah.

"Ini bukan soal angka semata, tapi soal kepercayaan. Ketika investor percaya, lapangan kerja ikut terbuka," katanya.

Pertumbuhan ekonomi Situbondo juga tercatat mencapai 5,28 persen pada 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Kondisi ini turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik menjadi Rp320,97 miliar. 

"Pertumbuhan ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga, bukan hanya bagus di atas kertas," tambah Mas Rio.

Dampak lanjutan dari perbaikan ekonomi terlihat pada indikator sosial. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,02 persen, sementara angka kemiskinan menurun ke level 11,17 persen. Menurut Mba Ulfi, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor. 

"Penurunan pengangguran dan kemiskinan ini adalah hasil gotong royong banyak pihak, bukan kerja satu dua orang," ujarnya.

Sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi tulang punggung daerah. Produksi pangan dan hasil laut menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. Mba Ulfi menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberpihakan pada petani dan nelayan. 

"Kami ingin petani dan nelayan merasa tenang bekerja, karena negara dan daerah hadir melindungi mereka," katanya.

Di bidang pariwisata, Pemkab Situbondo mulai menggeser pendekatan dari sekadar jumlah kunjungan ke penguatan kualitas destinasi. Pengembangan wisata heritage, bahari, dan minat khusus disiapkan secara bertahap. 

Baca Juga : Optimistis 2026 Serap 14 Ribu Tenaga Kerja, Pemkot Malang Kejar Investasi Rp3,6 Triliun

"Kami tidak ingin pariwisata tumbuh cepat tapi rapuh. Yang kami bangun adalah fondasi jangka panjangnya," ujar Mas Rio.

Pelayanan publik juga menjadi sorotan utama. Pemerintah daerah membuka berbagai kanal aduan agar respons terhadap keluhan warga lebih cepat. Mba Ulfi menegaskan pentingnya pemerintah yang mudah dijangkau. 

"Pemerintah itu harus hadir dan bisa dihubungi. Aspirasi warga bisa datang dari mana saja, dan itu harus kita dengar,” tuturnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, pembangunan fisik tetap berjalan. Rehabilitasi sekolah, perbaikan jalan, pembangunan rumah layak huni, hingga pengembangan Bandara KASA KHR As’ad Syamsul Arifin dilakukan secara bertahap. Menurut Mas Rio, infrastruktur adalah investasi masa depan daerah. 

"Pembangunan ini mungkin tidak langsung terasa, tapi manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Sepanjang tahun pertama, Situbondo juga meraih puluhan penghargaan tingkat provinsi dan nasional. Namun, Mas Rio menegaskan bahwa penghargaan bukan tujuan utama. 

"Bagi kami, penghargaan tertinggi adalah kepercayaan masyarakat. Kalau rakyat percaya, itu jauh lebih penting," tegasnya.

Sementara itu, Mbak Ulfi menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan masyarakat ke depan. "Empat tahun ke depan tantangannya tidak akan lebih ringan. Karena itu kami mohon doa dan dukungan agar kami tetap sehat dan istiqamah melayani masyarakat Situbondo," ujarnya.

Satu tahun kepemimpinan Mas Rio–Mbak Ulfi menjadi pijakan awal pembangunan. Belum sempurna, namun cukup memberi sinyal bahwa Situbondo sedang bergerak menuju arah baru. Dengan fondasi yang mulai terbentuk, pemerintah daerah berharap semangat Situbondo Naik Kelas tidak berhenti sebagai slogan, tetapi benar-benar terasa dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.


Topik

Pemerintahan Setahun Kepemimpinan Pemkab Situbondo Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Yogyakarta Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Sri Kurnia Mahiruni