Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

UIN Maliki Menanam Masa Depan, Pembangunan Edupark Ar Rahim Dimulai

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

09 - Feb - 2026, 08:19

Placeholder
Ground Breaking pembangunan Edupark Kawasan Ar Rahim resmi yang dilakukan langsung oleh Menteri Agama, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA (ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang memilih menandai masa depannya dengan cara yang tidak biasa. Bukan sekadar meletakkan batu pertama, tetapi membuka ruang tafsir tentang bagaimana kampus keislaman tumbuh, dirawat, dan dimaknai. Minggu, 8 Februari 2026, di Kampus 3 UIN Maliki, Kota Batu, pembangunan Edupark Kawasan Ar Rahim resmi dimulai.

Agenda ini menyedot kehadiran penuh sivitas akademika. Dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa hadir menyaksikan langsung awal pembangunan kawasan yang dirancang bukan hanya sebagai ruang fisik, tetapi sebagai lanskap pengetahuan dan spiritualitas. Momentum tersebut juga mencatatkan pengakuan nasional lewat penyerahan Rekor MURI untuk bangunan berlafadz yang menjadi bagian dari kawasan Edupark.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Senin Pahing 9 Februari 2026: Waspada Saat Ambil Keputusan

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA. Kunjungannya kali ini bukan yang pertama, namun tetap meninggalkan kesan kuat. Ia melihat UIN Maliki Malang tidak sekadar membangun gedung, tetapi sedang merumuskan arah.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana M Si, dalam sambutannya menjelaskan bahwa setiap bangunan berlafadz di kawasan Ar Rahim memiliki fungsi dan pesan masing-masing. Desain kawasan ini disiapkan sebagai ruang belajar terbuka, tempat nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan simbol peradaban bertemu tanpa sekat.

1

Lebih jauh, bahwa hadirin harus melihat pembangunan dari sudut pandang yang lebih panjang. Menurutnya, seperti yang disampaikan Menteri Agama, mendirikan bangunan bukan bagian tersulit dari sebuah perjalanan. “Membangun itu relatif mudah. Yang berat justru menjaga, merawat, dan memastikan kualitasnya tidak turun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengembangan kampus tidak boleh berjalan sendirian, terpisah dari lingkungan sosial di sekitarnya. Kampus, kata dia, harus hadir sebagai sumber kebaikan yang terasa nyata. “Supaya kampus ini benar-benar membawa keberkahan. Karena berkah itu datang dari langit dan bumi,” tuturnya.

Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar menyoroti posisi strategis Indonesia dalam peta dunia Islam. Dengan jumlah penduduk muslim yang besar dan kondisi ekonomi yang relatif stabil, Indonesia dinilai memiliki peluang menjadi pusat kajian dan pendidikan keislaman internasional.

2

Namun peluang itu, menurutnya, hanya akan bermakna jika kampus mampu melahirkan lebih dari sekadar lulusan cerdas. “UIN Maliki tidak cukup mencetak ilmuwan atau intelektual. Yang dibutuhkan zaman adalah cendekiawan,” katanya.

Baca Juga : Pemkab Malang Segera Bangun TPST di Kecamatan Pujon

Pesan terakhirnya ditujukan langsung kepada seluruh warga kampus. Ia mendorong keberanian berpikir dan bertindak. “Mahasiswa, rektor, dan seluruh jajaran harus berani berijtihad. Siapa yang berijtihad di jalan yang benar, dialah yang akan menjadi titik pusat kemuliaan,” ucapnya.

Ground breaking Edupark Kawasan Ar Rahim pun menjadi lebih dari penanda dimulainya pembangunan. Ia menjadi pernyataan sikap bahwa UIN Maliki Malang sedang menyiapkan diri, bukan hanya untuk tumbuh secara fisik, tetapi juga untuk mengambil peran lebih besar dalam perjalanan intelektual dan keislaman Indonesia ke depan.


Topik

Pendidikan UIN Maliki Malang UIN malang ilfi nur Diana rektor UIN Maliki Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Yogyakarta Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan