Kota Malang Siap Miliki Baju Khas, Perpaduan Sejarah Kolonial dan Kerajaan

17 - Jan - 2026, 06:28

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Malang tengah mematangkan konsep Baju Khas Malangan sebagai simbol identitas daerah yang merepresentasikan sejarah dan karakter Kota Malang. Rencananya, busana khas tersebut akan resmi diluncurkan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Malang pada 1 April mendatang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan, gagasan menghadirkan baju khas ini berangkat dari kenyataan bahwa hingga kini Kota Malang belum memiliki seragam atau busana identitas yang benar-benar merepresentasikan kekhasan daerah.

Baca Juga : 10 Kota Terbaik Dunia untuk Wisata Kuliner 2026 Versi Condé Nast Traveller, Indonesia Absen

“Selama ini kita belum punya baju khas Malangan. Karena itu, kami mengumpulkan tokoh budaya, pemerhati budaya, hingga pelaku fashion untuk merumuskan konsepnya. Semua itu sudah melalui kajian, ada data dasar dan alasan historisnya,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, desain Baju Khas Malangan tidak dibuat secara serampangan. Konsepnya memadukan jejak sejarah Kota Malang yang memiliki latar kolonial sekaligus kerajaan. Ia menyinggung fakta bahwa wali kota pertama Malang merupakan orang Belanda, serta masih banyaknya peninggalan arsitektur kolonial yang menjadi penanda sejarah kota.

“Sejarah Malang itu kuat, mulai dari era kerajaan sampai kolonial. Itu kami padukan dalam konsep busananya, sehingga tidak hanya indah, tapi juga punya cerita dan makna,” jelasnya.

Pemkot Malang, lanjut Wahyu, menggandeng budayawan dan pemerhati fashion agar desain yang dihasilkan tidak hanya bernilai historis, tetapi juga relevan secara estetika dan bisa diterima berbagai kalangan.

Terkait penggunaannya, Wahyu menegaskan bahwa Baju Khas Malangan tidak diperuntukkan bagi pelajar. Pada tahap awal, busana tersebut akan digunakan oleh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang.

Baca Juga : Amr bin Luhaiy, Sosok di Balik Berhala Pertama di Sekitar Ka’bah

Menariknya, Baju Khas Malangan akan dikenakan untuk pertama kalinya oleh Wahyu Hidayat dalam momentum nasional. Ia berencana mengenakannya saat menerima Anugerah Budaya dari PWI Pusat, yang penyerahannya dijadwalkan dilakukan langsung oleh Presiden RI.

“Itu nanti akan menjadi momen pertama saya mengenakan Baju Khas Malangan,” pungkasnya. Dengan peluncuran busana khas ini, Pemkot Malang berharap identitas kultural kota semakin kuat dan mampu menjadi simbol kebanggaan masyarakat Malang.