PCNU Banyuwangi Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Pengurusnya

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

04 - Apr - 2026, 09:31

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026-2031 yang akan dilantik di Kecamatan Muncar, Banyuwangi.(Istimewa)

JATIMTIMES - Setelah menunggu beberapa waktu, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi masa khidmat 2026–2031 akan resmi dilantik hari ini, Sabtu 4 April 2026, di Ponpes Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan  Muncar, Banyuwangi. 

Rangkaian acara pelantikan akan dimulai sejak pukul 12.30 WIB,  menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi keagamaan terbesar di kabupaten yang ada di ujung timur Pulau Jawa ini.

Baca Juga : Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, PIP hingga PBI, Ini Rincian dan Cara Cek Penerima

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 87/PB.01/A.II.01.45/99/04/2026, struktur kepengurusan PCNU Banyuwangi telah ditetapkan secara lengkap, mulai dari jajaran mustasyar, syuriyah, hingga tanfidziyah.

Di Jajaran mustasyar, tercatat sejumlah ulama sepuh dan tokoh NU Banyuwangi. Di antaranya: KH Fathullah Suyuti Thoha, KH Hasan Sonhaji Hamid, KH Hisyam Syafa’at, KH Fadlul Rohman Zaini, KH Zainulloh Marwan, KH Masrukhin Aba Hidayat, KH Ali Makki Zaini, KH Abdullah, H. Habib Abdurrahman, KH Ahmad Siddiq, KH Masykur Ali, dan KH Hasan Thoha.

Selanjutnya untuk di jajaran syuriyah, KH Fachruddin Mannan (rais syuriyah). Wakil rais: KH Abdillah Muhtar, H Mukhlis Aly, KH Fathurroji SAg, Dr H Kholilur Rohman MPdI, Dr KH Abdul Kholik Syafaat MA, KH Mursyidi, KH Hidayatul Fikri, KH Ahmad Ghozali, KH Ahmad Yamin Lc, H Moh. Sauki, KH Fathor Rozi, KH Nasir Bashrawi SH, Drs H Slamet MHI, KH Lukmanul Hakim, KH Ahmad Hakim Assyafuq, KH Washil Hasan Al Hifdzi, KH Damanhuri, KH Achmad Mistari, KH Masrur Fatah SPdI, KH Moch. Hasyim A. Zahnan SPdI, KH Masfu’ Ali, KH Misbah Aziz, KH Fu’ad Ma’mun Mahfud, Utomo Darwis MM, Habib Ahmad Uweis Al Haddar SPdI, serta KH Mukhdor Atim.

Untuk katib, Kiai Ahmad Qosim sebagai ketua  akan didampingi Wakil Katib KH Sholehudin, Moh. Iswandi, KH Mudzakir Salim MPdI, Moh. Shofiullah, Ahmad Yani SPdI, Nidhomuddin, Hakam Baihaqi, Anwar Ainun Na’im Hisomudin, Moh. Basthon Kharisma, KH Malik Ibrahim, KH Rohmatulloh, Dr H Moh. Ali Mas’ud MPd, Ma’ruf Al Karkhi, dan H Syamsudin.

Kemudian jajaran A’wan diisi oleh: KH Moh Syakur, Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag., M.HI., KH Syafi’i Musthofa, KH Imam Syafi’i, KH Wafir As’adi, KH Nurhadi, KH Muhammad Faizin, KH Abdul Qodir, H. Sabilur Rosyad, H. Qomarul Huda, H. Mastur, Ir. KH Achmad Wahyudi, KH Muhammad Munir Mahmud, S.Pd., M.Pd., H. Waris, M.Pd., Wahyu Nur Hafifi, serta Drs. H. Moh Fadil Abd. Fattah Hasan.

Sedangkan untuk jajaran Tanfidziyah Ketua: H. Achmad Turmudzi yang akan berkolaborasi dengan Wakil Ketua: H. Muhammad Riza Aziziy, M.IEB., Drs. H. Guntur, KH Khozin Haris, M.H.I., Ayum Dja’far, S.Sos., Mohammad Iqbal Lutfi Ar, S.E., Muhlisin, S.H., Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom., H. Abdillah As’ad, Lc., M.Pd., Drs. H. Herman Suyitno, M.A., H. Fathan Himami Hasan, Moh. Karyono, S.H., Nailil Hufron, Faiz Fadholi, H. Mohammad Arif Fauzi, S.H.I., Drs. H. Arif Rahman Mulyadi, Drs. Ahmad Nuril Falah, M.Si., dan Abdul Aziz, M.H.I.

Untuk pemangku Sekretaris: H. Moh. Bisri Musthofa, M.Pd. yang akan disupport oleh 
Wakil Sekretaris: Syamsul Arifin, S.Sos.I., Haikal Kafili, S.H., M.Pd., Moh. Nawawi, S.Pd., M.Pd.I., M. Junaidi, M.Pd.I., Iskandar, S.H.I., Lukman Hadi, S.Pd.I., Saifudin Mahmud, S.T., Budi Kurniawan, A.Md., Fahd Reza Abdullah, Ahmad Badawi, S.H., M.H., dan Ilzam Nuzuli, M.M.

Baca Juga : Tak Hanya Amsal Sitepu, Pekerja Kreatif Lain Diduga Masuk Penjara dalam Kasus Serupa di Karo

Posisi Bendahara diamanatkan kepada H. Junaedi, S.H., M.M. yang akan dibantu 
Wakil Bendahara: Sugianto, S.Pd., Moh. Basuki Khamid, S.Sos., H. Ahmad Yamin, H. Fauzi, dan H. Ainur Rofiq.

Menurut Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, H. Achmad Turmudzi, rangkaian acara  pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal penguatan organisasi.

“Pelantikan adalah mikot/start kita untuk melakukan konsolidasi organisasi dalam kerangka membangun soliditas pengurus sampai di tingkat paling bawah. Karena dengan soliditas lah organisasi ini lebih bisa maksimal dalam menjalankan program-program organisasi. Harapannya, kehadiran PCNU lebih bisa memberikan manfaat bagi umat di semua bidang,” ujar pria yang akrab disapa Gus Tur tersebut.

Pelantikan kepengurusan ini diharapkan menjadi titik awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di Banyuwangi dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, serta menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.