Atap Tiga Kelas SMKN 1 Ampelgading Ambruk, DPRD Jatim Desak Perbaikan Cepat
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
A Yahya
30 - Mar - 2026, 12:10
JATIMTIMES — Ambruknya atap di tiga ruang kelas SMKN 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, menjadi sorotan DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim). Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim didesak segera melakukan penanganan cepat.
Anggota Komisi E DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas menegaskan, langkah cepat dibutuhkan agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu, terutama di tengah masa penting menjelang ujian. Ia menyebut, kerusakan fasilitas tersebut berpotensi menghambat proses pembelajaran siswa yang saat ini memasuki fase krusial.
Baca Juga : Dukung Program 1.000 Sarjana, Bank Jatim Cabang Batu Serahkan CSR Rp 236 Juta untuk Beasiswa
“Anak-anak seharusnya bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, apalagi ini sudah mendekati masa ujian. Tapi justru dihadapkan pada kondisi ruang kelas yang ambruk,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menilai, kejadian tersebut menjadi ironi karena terjadi di awal masuk sekolah setelah libur Lebaran, saat siswa seharusnya kembali fokus belajar.
“Ini tentu menjadi perhatian serius. Peristiwa ambruknya atap sekolah ini adalah kabar yang kurang baik di awal masuk sekolah setelah libur Lebaran,” katanya.
Karena itu, Puguh mendesak Dindik Jatim segera memperbaiki bangunan yang rusak agar aktivitas belajar tidak terganggu lebih lama. “Dinas Pendidikan harus segera mencarikan solusi dan membangun kembali atap yang ambruk dengan konstruksi yang lebih kokoh dan layak,” tegasnya.
Baca Juga : Dampak Gejolak Global, Arbayanto DPRD Jatim Dorong Prioritas Sektor Energi dan Pangan
Ia juga menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan fasilitas pendidikan. “Yang paling penting adalah memastikan keamanan siswa dan guru. Jangan sampai kejadian seperti ini membahayakan mereka,” pungkasnya.
Selain penanganan cepat, DPRD Jatim juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur sekolah, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
