Ingin Kuliah Bertaraf Global? UB Buka Jalur International Undergraduate Program 2026
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Yunan Helmy
22 - Mar - 2026, 04:07
JATIMTIMES - Universitas Brawijaya (UB) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman studi internasional melalui Program Sarjana Internasional atau International Undergraduate Program (IUP).
Program ini dirancang untuk memberi ruang belajar yang lebih luas bagi mahasiswa dengan menghadirkan pengalaman akademik lintas negara serta interaksi langsung dengan lingkungan global.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya menjalani perkuliahan di Universitas Brawijaya, tetapi juga berkesempatan mengikuti kegiatan akademik di universitas mitra di berbagai negara. Pengalaman tersebut dapat ditempuh melalui berbagai bentuk kegiatan seperti program gelar ganda, gelar bersama, magang internasional, program kembar, pertukaran mahasiswa, hingga program singkat di luar negeri.
Direktur Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik Universitas Brawijaya Dr Rosihan Asmara SE MP beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa UB terus memperluas jalur penerimaan mahasiswa yang membuka peluang global bagi generasi muda.
“Universitas Brawijaya juga membuka jalur program International Undergraduate Program atau IUP bagi calon mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman akademik bertaraf internasional,” ujarnya.
Program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman profesional, pemahaman lintas budaya, serta perspektif global yang kuat. Melalui berbagai aktivitas internasional tersebut, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif.
Universitas Brawijaya sendiri telah menjalin kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di banyak negara. Kerja sama tersebut mencakup universitas di Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, Rusia, Swiss, Korea Selatan, Thailand, Malaysia dan sejumlah negara lain di kawasan Asia Tenggara. Kemitraan ini membuka peluang luas bagi mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik dan profesional di luar negeri.
Program IUP UB menawarkan beberapa keunggulan. Mahasiswa memiliki kesempatan mendapatkan pengalaman internasional melalui program gelar ganda, pertukaran mahasiswa maupun magang global. Selain itu, jaringan kerja sama dengan berbagai universitas ternama di dunia memberikan akses akademik yang lebih luas. Program ini juga dikenal memiliki biaya kuliah yang relatif kompetitif dibandingkan program internasional di banyak perguruan tinggi lainnya. Informasi mengenai daya tampung program dapat diakses melalui laman resmi Universitas Brawijaya.
Bagi calon peserta, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Pendaftar merupakan lulusan SMA atau sederajat dari dalam maupun luar negeri dengan masa kelulusan maksimal tiga tahun terakhir. Calon mahasiswa juga dapat menggunakan surat keterangan sebagai siswa kelas 12 dari sekolah masing masing. Selain itu, pendaftar wajib memiliki transkrip nilai rapor SMA mulai semester satu hingga semester lima. Menariknya, jalur ini tidak mewajibkan calon mahasiswa melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS, maupun TOEIC.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal admisi Universitas Brawijaya di alamat admisi.ub.ac.id. Calon mahasiswa terlebih dahulu perlu mempelajari informasi program dan persyaratan melalui laman resmi selma.ub.ac.id. Setelah itu, pendaftar membuat profil di portal admisi dan mengisi data pendaftaran secara lengkap.
Tahapan berikutnya adalah pembayaran biaya pendaftaran melalui bank yang telah ditunjuk. Setelah proses pembayaran selesai, pendaftar harus kembali masuk ke akun admisi untuk menyelesaikan dan mengonfirmasi seluruh data yang telah diisi.
Baca Juga : Liburan ke Timur Tengah Batal? Ini 6 Destinasi Alternatif yang Tak Kalah Menarik
Tahap seleksi berikutnya adalah mengikuti tes kemampuan bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya secara daring. Peserta yang dinyatakan lolos dalam tes tersebut akan melanjutkan ke tahap wawancara seleksi. Wawancara ini dapat dilaksanakan secara daring maupun luring tergantung ketentuan dari masing masing program studi.
Penerimaan mahasiswa baru melalui jalur IUP tahun 2026 dibuka dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, pendaftaran berlangsung mulai 16 Februari hingga 5 April 2026. Tes kemampuan bahasa Inggris dijadwalkan pada 7 April 2026, dengan pengumuman hasil tes pada 10 April 2026. Peserta yang lolos kemudian mengikuti tes wawancara pada 13 hingga 14 April 2026.
Hasil akhir seleksi gelombang pertama diumumkan pada 17 April 2026. Khusus untuk program studi di bidang kedokteran dan kesehatan, peserta yang diterima diwajibkan mengikuti tes medis pada 20 hingga 22 April 2026. Setelah itu peserta melakukan pengajuan dokumen pada 22 hingga 25 April 2026 dan melanjutkan pembayaran biaya kuliah pada 27 hingga 30 April 2026.
Sementara itu gelombang kedua dibuka mulai 21 April hingga 29 Mei 2026. Tes bahasa Inggris dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 dan hasilnya diumumkan pada 5 Juni 2026. Tahap wawancara bagi peserta yang lolos akan digelar pada 8 hingga 9 Juni 2026.
Pengumuman hasil penerimaan gelombang kedua dijadwalkan pada 12 Juni 2026. Peserta yang diterima dan mengambil program di bidang kedokteran maupun kesehatan akan menjalani tes medis pada 13 hingga 17 Juni 2026. Tahap pengajuan dokumen berlangsung pada 17 hingga 20 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembayaran biaya kuliah pada 22 hingga 25 Juni 2026.
Universitas Brawijaya juga menegaskan bahwa seluruh pembayaran yang telah dilakukan selama proses pendaftaran tidak dapat dikembalikan. Informasi lebih lanjut mengenai program, kapasitas penerimaan, serta detail biaya pendidikan dapat diakses melalui laman resmi universitas.
Dengan berbagai peluang internasional yang ditawarkan, jalur International Undergraduate Program menjadi salah satu pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman kuliah global sekaligus memperoleh pendidikan berkualitas di Universitas Brawijaya.
